Skip to main content

Latest Post

"Tamu Hotel": Kondusifnya Syi’ar Islam di Negeri Jiran

Sajadah untuk Siapa Saja Masuk lobby hotel dan mata saya tertuju pada tumpukan sajadah bersih yang tersedia untuk dipakai tamu hotel. Di lobby, bukan di kamar! Sebuah layar televisi plasma raksasa tidak mungkin terlewat siapapun yang melewati front desk. Dzikir pagi, dzikir petang, dan dzikir-dzikir penenang hati ditayangkan, terlantun tanpa berhenti. Non stop, siang malam tanpa jeda. Menyejuki hati saya dan memicu pertanyaan, “Hotel macam apa ini?!”

Meet Dinda

aku ingin kamu adalah hujan, dan aku padang
ilalang. Bisakah kita mengakhiri cerita dengan kebijakan?
agar kau pulang melepas angan, dan aku
diam dengan lapang.

meneduh.

sayangku,
kita pasti bisa.

"Menutup Harapan" by Dinda Imani Khamasasyah

Potongan puisi yang ditulis keponakan saya, Dinda, 14 tahun. Saya suka.


Comments

Popular Posts