Tahun ini sukses 'kali saya nge-Jiffest!

Rangkaian "pelarian" alias curi-curi waktu buat ngabur ke Blitz Grand Indonesia di sela-sela super ketatnya deadline buku, ditutup dengan manis oleh film terakhir yang saya tonton: Muallaf, directed by Yasmin Ahmad.

Saya yang kurang piknik ini hanya bisa terkesima ketika film berakhir. Kemana aja sih saya, baru kali ini nonton filmnya Yasmin Ahmad?

Seperti biasa, sessi nonton disambung dengan sessi diskusi bersama pembuat filmnya sendiri. Hanya saja, yang hadir adalah adik dari Kak Yasmin, karena ternyata wanita hebat yang tidak sempat saya kenal ini baru meninggal dunia beberapa waktu lalu. Inna lillahi wa inna ilaihi roji'uun..

Sebuah film yang bagus. Dalam, kompleks, sekaligus sederhana dan cute, intense, and beautifully presented. I cried twice during the movie, simply because I connected easily with the problems, as I'm pretty sure many people did.

See you on the next film festival. Yea, you :)