Tuesday, January 25, 2011

Scrappin' 2011 Planners

Planner Nadrah:



Planner Widya:


Pertanyaan: 
kenapa jadi pada minta scrap-in plannernya ke gue????
Ciaaaat..!!

Note: yg di belakang itu buku "Jazzology"nya Topaz *gak ada yang nanya*

Friday, January 14, 2011

Awal dan Akhir


Puisi Awal Tahun
Kurnia Effendi

Kepada cahaya yang pulang ke sangkarnya, kutitipkan
rasa sedih terakhir. Ini lagu gugur tahun.
Kubayangkan: seorang lelaki tua, mungkin diriku, tekun
menghimpun reranting yang luruh di pengujung pikun.
Ia akan membakarnya bersama kenangan yang
ingin dihapus. Ini juga lagu tumbuh tahun.
Kuangankan: jendela yang terbuka perlahan, memperlihatkan
lanskap pagi dengan pepucuk daun damar dimandikan
embun. Aku tak mengucap janji apa pun selain
ingin setia pada persangkaan baik

Taman Kuliner, 1 Januari 2011

Kesadaran itu meruyak sore hari yang penuh berintik hujan. Teh hitam gunung dempo dengan madu saya seruput hangat di bibir. Sungguh ganjil kesadaran ini muncul justru ketika saya tengah bersyukur atas hidup saya yang sederhana. Kecil, namun indah. Dan tahun Muharram yang berlalu dengan penuh kepuasan.

Tahun Muharram 1431 H berakhir hampir bersamaan dengan tahun masehi 2010. Dalam keduanya, saya mensyukuri sama banyaknya. Di tahun ini, saya belajar banyak. Saya bepergian, tertawa dan menangis. I traveled a lot, learnt a lot, been through a lot. Semoga saya juga sudah memberi banyak. Sebuah tahun hijrah, di mana saya menyelesaikan banyak hal. Karena saya sudah selesai dengan segalanya.

Menulis dan Ditulis



Mumpung secara ajaib saya mendadak punya waktu kosong pagi ini, saya mau nulis sedikit sebelum keinginan menulis itu lenyap lagi bagai asap ditelan udara. Saya juga gak tau sejak kapan selera menulis saya sering mendadak mati. Well, saya tau denk. Sejak saya menemukan bahwa ternyata beberapa tulisan saya sangat mengganggu stabilitas nasional. Aaahahaha. Kadang saya masih gak percaya, tulisan-tulisan buruk di blog yang sepi pengunjung ini --itu kalo diukur dari jumlah komennya--, ternyata ada yang baca juga. Dan dimasukin ke hati lagi. Halah, udah deh. Jangan pernah ambil pusing saya nulis apa. Saya tuh suka setengah trance gitu kalo pas nulis, saya sendiri lupa saya udah nulis apa. Seringkali saya baca-baca lagi terus bingung sendiri, "Ini siapa yang nulis?" Nah.

Saya sih sering sekali menghadapi pertanyaan tentang tulisan-tulisan saya. Seorang pembaca blog yang saya gak pernah kenal sebelumnya bahkan secara khusus mengajak saya ketemu makan siang, hanya untuk bertanya, "Tulisan-tulisan loe itu beneran apa gak sih?" Hadeeeh. Lucunya hidup ini! Jawaban saya klasik, "The author is dead." Kalo gak mudeng, google aja deh kalimat itu. Tapi saya senang kok, karena kemudian saya berteman baik dengan pembaca blog saya itu. Beberapa kali kami melewati sore hari dalam riuh tawa sambil menghirup wangi kopi.

Related Posts with Thumbnails