Wednesday, April 27, 2005

Rumah Ayah dan Mama

Image hosted by Photobucket.com

Ya Allah junjungan hamba,

Betapa sedihnya hati ini, melepas rumah tempatku tumbuh. Seperti kehilangan Mama dan Ayah untuk kedua kalinya.

Teras

Ada harum bau dan suara merdu Mama di dalamnya.

Ada disiplin dan aturan Ayah di tiap sudutnya.




Ruang Makan
Di situ tempatku merasakan kembali hadirnya mereka.

Separuh jiwaku telah mereka bawa pergi. Kini sebagian lagi hatiku harus hilang.



KamarKetika hidup serba tak pasti, rumah itu adalah satu yang pasti. Mengingatkan seluruh penghuninya akan hal-hal yang hakiki dan tak kan berubah. Bahwa waktu hanyalah sekelebatan cahaya.

Ya Allah Sang Penenang Jiwa,

lapangkan hati hamba malam ini. Karena air mata yang jatuh adalah karuniaMu jua. Jadikan ini awal dari sesuatu yang lebih baik. Lebih indah. Lebih berpahala.

Semua milikMu. Akan kembali padaMu.

------------------
[Ketika ku tak bisa berhenti menangis. Aku menangis kemarin. Dan malam ini lagi.]
...

Tuesday, April 26, 2005

Bosaaaannn!!!

lantai dingin membosankan
Kebosanan benar-benar berpotensi membunuh segalanya.

Membunuh kegembiraan
membunuh kreatifitas
membunuh motivasi
membunuh optimisme
membunuh produksi endorfin
membunuh diri!

remah-remah kue membosankan di atas meja dapur yang membosankan ditemani secangkir teh yang membosankanLangit biru tidak terlihat indah lagi
si kupu-kupu tidak cantik lagi
jalan di hadapan seperti gelap gulita pekat merecat
tidak ada jalan keluar
apapun pasti gagal
cemas, khawatir, takut

Mungkinkah ada dementor di dekat-dekat gue? Sehingga semua rasa bahagia, semangat, senyum, keceriaan, hilang bagai tersedot energi yang tidak kelihatan?


Expecto patronum! Expecto patronum!
Expecto patronum! Expecto patronum!
Expecto patronum! Expecto patronum!
Expecto patronum! Expecto patronum!

Friday, April 22, 2005

after last night

..
go Bo!
Constantine!

after last night's conspiracy and all the dark side of music industry, with America being the most racist and discriminative country who foolishly claimed to be the most democratic one, these two rockers will finally head-to-head in the final vote.

now of course, in one condition. only if there's no rubbish game like last night. otherwise, i can't say no more. it makes me sick already.
...

Missing

since January

Missing Since January While investigating a string of serial murders, Jack Lorski and Karen Gijman dissapeared without a trace. Shortly after that, the police received a CD containing cryptic information about their abduction with instructions to release it to the public.

The CD somehow fell into my hand.

With the help from a bunch of other mystery lovers, we have to decipher the CD's contents quickly, so that we can track this madman and ensure Jack and Karen's safe return.

it's a one scarry task. yet i've been lucky to get this far.
this is not a game anymore. it's evil versus human.

once again in my life, i got myself into another adventure of a lifetime. after Syberia, i thought it's over. however deep down inside, i know it's not.
now i have to finish what i've started.
...

Friday, April 08, 2005

Grisham sampe mati

...
Image hosted by Photobucket.com
The other day, akhirnya gue bergerak juga ke Limma, balikin The King of Torts.

Denda 38 ribu :) Makasiiii...

Selesai bayar, setumpuk buku kuliner langsung gue gotong ke sofa terdekat:
Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

buku tentang cupcake, American cooking, Collette Peter's wedding cake, Collette's edible art, etc..

buku cupcake ini kudu gue pinjem next time. Lho kok next time?

Image hosted by Photobucket.comSoalnya yang gue bawa ke kasir adalah ini:
The Summons.

gubrak!!!

Grisham lagi!!!??????

kekekkk..kk..k... iye :)
...

Thursday, April 07, 2005

Roemahkoe

A REVIEW

[Solo, Roemahku Bed & Breakfast, Kamar 111
Alone in bed, watching Bajaj Bajuri]


Baru aja selesai dipijit sama Mbak Asih, traditional masseuse yang dikirim sama pihak hotel ke kamar gue.

I feel rejuvenate!

muka gue glowing, badan relax, pikiran happy...
kamar masih semerbak wangi minyak cengkeh campur minyak zaitun yang ngebalurin sekujur badan gue.

Naah, mengenai sessi pijat tadi, gue yakin no man can stand it!! LOL
Refleksi sekujur tubuh, maaaan!!
Cuma ceweklah, yang oleh Allah tubuhnya dianugerahi banyak zat penahan sakit, yang mampu menahankan 75 menit penuh derita tadi.
Tapi udahannya doooonk.... swirrrr...... bagaikan melayang di awan yang nyaman dan membuai...

Waktu baru nyampe siang tadi di Roemahkoe B&B ini, sumpah gue underestimate banget. Bangunannya peninggalan jaman Belanda berdinding tebal dan bertiang besar-besar, walaupun bersih dan adem [walaupun welcome drinknya beras kencur yang enak dan seger banget], tapi siapapun (baca: gue) yang berharap ketemu kolam renang dan spa modern, bakal nyengir aja.
Tapi pas petugas ngebukain pintu kamar.... jreng....!
Image hosted by Photobucket.com

Aduduuuu.... nyamannya kamarnya..


Berbau segar, berlantai kayu dan berjenjang, berlangit-langit tinggi, berlighting lembut;

Image hosted by Photobucket.com


kamar mandinya cantik berlantai marmer,

wastafelnya model cawan kuno,



Image hosted by Photobucket.com shower dan toiletnya modern;

design mini bar dan meja riasnya minimalis, tapi harmonis sama jendela-jendela dan pintu kuno berhias kaca patri.

What a pretty room, i love it!

Image hosted by Photobucket.comPlus, setiap kamar punya teras nyaman menghadap taman kecil yang cantik, dengan meja kursi unik, soalnya meja di teras gue adalah meja catur, lengkap sama bidak di dalamnya!
Ayah (alm.) pasti bakal seneng banget nih..


Image hosted by Photobucket.com

Di taman ini gue ngeliat burung mandi di dalam cawan kuno.

Foto-foto Solo tempo doeloe menghiasi dinding, buku menu dan buku informasi hotel.


Image hosted by Photobucket.com

Dan makan sianglah gue di teras yang cantik itu...
[menu jawa-belanda yang sangat memuaskan:
sayur londoh, empal gepuk, sop iga, huzarensla, es cola jawa!
]


Image hosted by Photobucket.com Jam setengah enam sore, room service nganterin teh panas dan penganan ke tiap kamar.
Yep, di Roemahkoe B&B ini, selain Breakfast, juga ada Evening Tea!

Love it, love it....

Dihidangkan dengan perangkat keramik yang 'ancient look' (Sango sih.. :D ), penganan sore ini Srikaya berkuah manis dalam bungkus daun pisang... sempurna dengan langit Solo yang perlahan memerah menjemput Maghrib.

Malam ini gue mau leyeh-leyeh sambil baca The Summons sampe ketiduran, di kamar nyaman dan cantik di Roemahkoe B&B..

Tuesday, April 05, 2005

Oleh-oleh

...
Image hosted by Photobucket.comKarena manusia diciptakan dengan dua kaki, maka pejalan kaki adalah raja.

Karena manusia bernapas dengan paru-paru, maka udara bersih adalah haknya.

Karena manusia dianugerahi mata dan hidung, maka sampah tidak seharusnya mengotori lingkungan. Dan pepohonan rimbun memenuhi tiap sudut kota.

Image hosted by Photobucket.comKarena manusia senantiasa berpindah tempat, maka transportasi murah dan nyaman adalah kewajiban.

Karena manusia berhak memilih keyakinannya, maka semua umat sama dihormatinya.


Image hosted by Photobucket.comKarena kicauan burung menyenangkan hati, maka mereka bebas beterbangan tanpa takut hantaman ketapel.

Karena manusia selalu melangkah ke depan, maka teknologi tersedia untuk semua orang.

Karena bebas dari rasa takut adalah hak asasi manusia, maka tingkat kriminalitas nyaris nol.

Karena manusia bukan tai!

[Buat gue, Singapura bukan surga belanja, bukan 'jalan-jalan ke luar negeri', bukan sekedar IKEA murah dan game original.

Singapura adalah di mana manusia dihargai sebagai Manusia, dengan huruf M kapital.

enough said.]

...
Related Posts with Thumbnails