A place where you're always ready to love again.
A place you call 'home'.
Tapiiii....
ada juga nih, tempat yang mirip seperti itu, hanya saja you will never want to return. You miss it dearly, always want to visit and talk to the people and feel the atmosphere again, but that's it.
What do you call that kind of place?
One of the place like that for me is Ciptamaya
A couple of weeks ago, i visited Ciptamaya for a not-so-urgent business. Kebetulan aja gue lagi in the neighbourhood, terus sekalian aja ke sana, mau ngambil newsletter Wyeth Gold Club terbitan pasca-Riana. The moment I stepped my foot in to the parking lot, i felt this overwhelming feeling: kangen, seneng, just excited. i miss the people i used to work with, i miss the workplace, the atmosphere, everything.
gue keliling said hi sama semua orang, ngeliat meja gue dulu,
terus duduk di ruang depan feeling sooo happy and at home.
abis itu gue makan malem sama Maya dan Satya di Simpur, cerita-cerita current conditionnya Ciptamaya.
Regardless semua kejelekan kantor ini, management yang bodoh dan segala hal yang dikerjakan serba tanggung, i gotta admit that i was so happy working with my friends there, especially team MTG.

...
I love suasana kantornya yang selalu informal,
i love my job (copywriter),
...

...
dan rute perjalanan gue ngelewatin 'musim gugur' di kalibata setiap hari.
...
Ciptamaya adalah kantor yang penuh orang-orang muda berbakat. Sayangnya budaya kroni dan perkoncoan lebih kuat meraja, sehingga sang COO gak lebih bagaikan kaisar boneka yang super gampang dipengaruhi sama temen-temen deketnya, yang notabene mendominir jabatan-jabatan artifisial, langsung di bawah COO. Selama gue di situ, setiap bulan pasti ada yang resign.
Fortunately, beberapa orang yang amat sangat berpotensi, kayak sang web designer yang selalu menang award dan sang programmer yang sangat inovatif, juga seorang project manager yang selalu punya ide gila, dan beberapa 'tangkapan bagus' lainnya, setia berbakti dan, kayaknya sih, cukup bahagia di situ. Beruntunglah Ciptamaya memiliki mereka.
All in all, itulah eks kantor gue yang selalu gue kangenin, dan selalu gue kenang dengan sejuta cinta di hati. But that's it :) i never want to return.
Back to the earlier question, what do you call such place?












'begin-the-day' routine.]
My oh my
capuccino polo bread (my favorite),




i have a meeting tomorrow with a client, which i really hate to do.
Dave Matthews