Sunday, January 13, 2019

Perjalanan Untuk Orang Gila dan Orang Bodoh

theteam

Ini adalah perjalanan dua pekan di 2011 mengarungi laut Halmahera untuk masuk Raja Ampat melalui pintu belakang alias Wayag. Berangkat dari Ternate naik kapal 4 mesin, turun menelusuri kaki bawah Pulau Halmahera, lanjut ke Wayag, jelajah Raja Ampat mulai dari Waisai, Waigeo, Salawati hingga Misool. Lalu kembali dengan rute yang sama. Sebagian akan lanjut ke selatan, yaitu ke Banda Neira dengan kapal PELNI dari Ambon, sebagian lain ke arah utara, ke Jailolo lalu Tobelo, dan sisanya kembali ke Jakarta. Itu rencananya.

Kapal yang kami sewa bermesin 4, kecil dan tanpa lampu. Karena memang ini adalah kapal penumpang yang sehari-hari menyeberangkan penduduk dari dermaga ke dermaga. Kayak mikroletnya Jakarta, kurang lebih. Beroperasi hanya selama ada matahari, karena itu dia tidak berlampu. Tapi karena perjalanan diplot akan memanfaatkan waktu malam untuk pelayaran panjang, dan banyak berhentinya hanya di waktu siang, maka lampu eksternal pun disiapkan, lengkap dengan generator. So, we thought we got this under control. I said, we thought.

Kalau kata mas Arya yang bikin perjalanan survey ini, cuma dua jenis orang yang mau ikut pelayaran ini. Orang gila atau orang bodoh.

And it might be true 😄
Stay tune.


To Be Continued

Next:
Ternate: Teluk Sulamadaha, Uang Seribu dan Pondok Pak Diko

Photo by Wikipedia



0 comments:

Post a Comment