Friday, August 20, 2010

Dan Hari Ini Indah


.: Song: "Black Balloon" - Goo Goo Dolls :.

Saat terbaik untuk pergi dan pulang di bulan Ramadhan adalah berangkat jam 12 siang setelah hectic jam 10 pagi selesai, dan pulang jam setengah sebelas malam setelah rush jam 10 malam selesai *kenapa semua serba sepuluh?* Ketika jalanan kosong dan saya bisa meluncur seperti main sepeda lepas tangan. I'm talking about rute Pejaten-Matraman yang selalu melambungkan khayalan itu.

Goo Goo Dolls menjadi soundtrack sepanjang Rasuna Said, dan lelampuan halogen yang memendar serupa hati yang jembar *bukan jelambar* *juga bukan gelambir*. Dan wangi kelapa. Lembut California Scent, pohon nyiur bergoyang bersama tasbih di kaca spion tengah. ..and angels fall without you there..

Saya sudah tidak kewalahan lagi dengan ini dan itu. Sebagaimana ketabahan, kelapangan adalah cendera mata terindah dari Sang Maha Pemberi Hadiah. Tidak lagi mereka-reka rencana seperti Katon. Gunungan ini dan itu masih saja setinggi puncak Himalaya yang tidak menarik lagi untuk ditaklukkan, namun saya setenang danau kini. Hari ini untuk hari ini. Tomorrow will take care of itself.

Tiba di rumah disambut gantungan ramai hadiah dari Ria tersayang, memancing senyum di bibir saya. Melihatnya tiap kali, tak pernah gagal membuat mata saya berbinar lagi. Ia melemparkan saya kembali ke tempat di mana saya bahagia. Memulangkan saya kembali ke tempat terlembut di jiwa saya. Where happiness and sadness are just as the same beauty, and Sang Maha Lucu duduk bergoyang kaki bersama saya, menggenggam tangan saya sambil Kami bernyanyi lagu awan dan pelangi. Ah, Ria. Hadiahmu sungguh tak ada gantinya. Dan kamu tidak pernah menyadari efeknya kepada saya hari demi hari. Pernahkah kamu menyangka sangkar burung dan segala yang menempel di rujinya itu menjadi penyembuh mujarab lelah lusuh seharian? Menjadi pengingat bahagia dan mendekatkan saya pada Sang Maha Indah?

Sekarang saya harus tidur, karena setelah satu gunungan selesai, besok sudah menunggu another one yang puncaknya bahkan belum lagi kelihatan.

That is tomorrow.

Dan hari ini indah.


Pejaten, approaching midnight
: after a long photo session at Matraman


"Someday, you'll remember
that the day you feel most alive,
are the days when you did what you love."
...

3 comments:

  1. nice song..like it too..

    Hei Riana..kau mengingatkanku bahwa akupun punya kurungan cantik itu juga ..di saat hari-hariku yang sedang murung ini aku ikut tersenyum dan sejenak lupa dengan kesedihanku menanti kesembuhan ibu yang sakit...

    well..it is oase yang luar biasa ..

    ReplyDelete
  2. Aaaaaaaaaaaaahhhh..........

    membaca posting ini (dan comment 1 dari mba Ami), serasa masuk ke jam pasir waktu dan berputar2 di sana dengan indahnya.

    Mungkin karena dulu aku ngotot mengecat sangkar burung itu satu persatu, bukan menyerahkannya ke pegawai dan terima beres.....
    Mungkin karena banyak kutaburi bubuk2 kasih di situ......yang meleleh menjadi satu dengan panasnya heat gun.....
    Mungkin karena kupu2 yang kupilih.....karena sedari dulu, kupu2 punya arti tersendiri dalam hidupku....dia berubah dari sesuatu yang tidak dilihat orang, bahkan mungkin dijauhi karena takut ketularan gatal, menjadi sesuatu yang indah luar biasa......
    Mungkin karena foto2 yang kupasang di situ, adalah foto2 yang sangat berharga buat aku, kujepret dengan tanganku sendiri, dengan hati....
    Mungkin karena aku terus ingat kata2 mama waktu membuatnya, dan merasa bahagia meskipun tangan bengkak memasang semua beads di situ...
    Mungkin karena quotenya......
    Mungkin karena......

    Mungkin karena cinta memang hanya bisa dirasakan oleh hati.
    Hati yang bisa berucap bahwa "happiness and sadness are just as the same beauty"

    Aaaaaaaah..........sungguh teramat indah.......

    ReplyDelete
  3. mba ri... persahabatan yang tulus memang indah ya... they're so lucky to have u..*yg sedih krn byk meninggalkan sahabat baik di jkt*

    ReplyDelete

Related Posts with Thumbnails