Sahabatku sayang,
apa kabarmu hari ini? Aku berharap ada lagu bernyanyi di hatimu, menenangkan dan membuatmu riang lagi.
Aku baru saja selesai dengan tugas rutin bulananku: membersihkan kamar mandi :) Sepanjang acara gosok-menggosok, aku tidak berhenti bernyanyi The Answer-nya bang Richie Sambora. Lalu entah kenapa aku ingat kamu. Ingat kesedihan dan kemarahan yang konstan menghantui hatimu setahun belakangan ini. Atau mungkin lebih lama lagi?
Maafkan aku tidak bisa berada di sisimu ketika kamu butuh teman. Aku yakin keadaan akan berbeda kalau saja aku bisa menemanimu cukup lama. Banyak hal yang tidak kamu mengerti, tidak bisa kamu terima. Maafkan aku tidak bisa mengusap air mata dan menjadi tong sampah bagi keluhanmu. Aku tahu kamu hanya butuh didengarkan dan mendengar ucapan selain, "sabar," dan "bersabarlah." Kamu lelah bersabar. Lelah tidak mengerti. Lelah kecewa.
Banyak yang ingin kusampaikan padamu, sahabatku sayang. Mudah-mudahan paragraf demi paragraf yang payah ini bisa merangkumnya dengan benar.
Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah: berhenti berlari. Berhentilah. Hadapi kenyataan di hadapanmu. Akui pada dirimu sendiri, kebenaran yang kamu sudah tahu. Jujurlah pada hatimu, pada hidupmu. Kamu lelah hidup dalam kebohongan bukan? Buang topeng itu, hatimu akan jauh lebih ringan.
Lalu, bertanggungjawablah. Situasimu ini tidak tercipta begitu saja. Kamu ikut menyetujuinya, bahkan dengan sadar menyatakan bersedia menjalaninya. Tentu saja kamu berhak mengeluh, berhak berubah pikiran. Tapi berhentilah menyalahkan orang lain selain dirimu sendiri. You signed up for this, remember?
Setelah itu, maafkanlah. Bukan, bukan orang lain. Maafkanlah dirimu sendiri. It is ok to make mistake. You're not less of a person just because you made mistake. At least you've followed you guts. You never knew it turned out to be a bad decision, who on earth will know? Maafkan kegagalanmu, maafkan hidupmu tidak seperti yang kamu inginkan. Maafkanlah. It is ok.
Lalu mulailah bergerak ke depan. Move on. Decide. Time to make a change. You know what to do by heart. Oh yes, you know.
Selanjutnya, terimalah. Terima ini sebagai jalan hidupmu. Sebagai jatah rejeki dan derita yang sudah digariskan dengan sangat adil oleh Sang Maha Adil. Jangan meminta lebih. Percayalah, ini cukup untukmu, bahkan lebih.
Jika aku ada di sampingmu saat ini, akan kubiarkan kamu menangis di pelukanku. Walaupun aku jauh, percayalah aku melakukan segala yang aku bisa dalam kapasitasku, in my power, to fix things. Mungkin tidak dengan cara yang terlihat oleh kamu. Atau dalam sekejap mengubah situasimu. I do it with subtlety. With time and patience. You don't know. You just don't know.
I'm sending you good thoughts and prayers. I am.
Aku sudahi suratku di sini, sahabatku sayang. Percayalah, everything's going to be alright. I'm here, for you.
..now I know the answers never meant a thing
and with each instant that I breathe
I feel the joy that life can bring
come along with me,
come along with me
seek the truth
and you will find another life..
"The Answer" - Richie Sambora
Picture by GettyImages
...

kesyian sahabatnya mbak...
ReplyDeletekenapakah ceritanya sampai dia selalu sedih & marah ?
mbak Riana.. mohon ijin copas ya mbak ke blog saya ya mbak. kalau mbak tidak berkenan nanti saya hapus. makasih mbak, semoga mbak Riana berkenan :)
ReplyDeleteHmmmm, jadi ingat ceritanya Ariel dan Luna.
ReplyDeleteMay God bless your friend.
There was a story I knew when I was a little. A person who went to hell and suffered so much. Then one day an angel came to pick him up and sent him to a beautiful place. He was stunned. What did I do which made me deserve this, he thought. When he asked this question to the angel, he was told: there was a lil girl, came to your grave. She was not anybody that you knew. She just happened to be there. Seeing that your grave was abandoned, her little heart was touched so she cleaned your grave and said a prayer for you. Never in a very long time anyone sent you a prayer.
God heard the prayer. And the next thing you knew, you are here. In a better place.
Keep sending prayers. You just don't know how powerful your prayers can be.
Love you, Na.
mba ri, supaya photo bisa di tengah rumusnya apah... maap ya oot bgt udh utak atik gag nemu maklum new blogger hehe...
ReplyDeleteyou are so sweet... :-)
ReplyDeleteKiat jitu
ReplyDelete