Kef!
Aku cinta kamu!!
Ehm... maksudku, aku cinta tulisanmu
Sejak aku kecil, Kef
Kelas 5 SD
"Anita" belum lagi berembel-embel "Cemerlang"
Kamu sudah kubawa dalam tidur
Teganya kamu, Kef!
Membiarkanku terbakar cemburu
Menyaksikanmu berbalas cerita dengan Tina K.
Berbalas puisi pula, Burung Kolibri Merah Dadu pula!
Itu kan puisi favoritku!
Saling mempersembahkan karya
dengan Arya Gunawan, Sanie B. Kuncoro, E. Sati
Sekarang aku sudah emak-emak, Kef
Aku berlangganan
blogmu, pelahap buku-bukumu
Aku masih cemburu!
Pada nama-nama yang selalu ada di lembar pertama
Kepada siapa kau dedikasikan sejuta tuturan indahmu
Kef! Aku cinta kamu!
Ehm.. maksudku, cinta tulisanmu
Pejaten, May 08, 2008 | 11:50 PM
About the books:
Kincir Api
Tapi, adakah sebuah harmoni akan kekal? Akankah rembulan yang purnama memanggil laut untuk pasang? Akankah rembulan yang purnama memanggil angin darat ke tengah samudera? Akankah rembulan yang purnama memanggil Shinta ke dalam pelukan Rama?
[Page 42; air, Api, Angin, Tanah - Empat Komposisi Pendek]
untuk Ibuku/ yang berselimut bahasa rindu/ kadang menjadi air, angin,api, atau tanah/ sepanjang jalinan urat nadiku//
untuk ibu anak-anakku/ yang berhias warna bulan/ kadang menjadi purnama, samar cahaya,/ atau pasi hilal tanggal satu/ pada lengkung langit hidupku//
[Quotation page ]
Bercinta Di Bawah Bulan
Kupapas para pejalan kaki yang bergegas. Gerimis membuat mereka ingin lekas tiba di suatu tempat. Sementara aku ingin kekal berada di sini.
Berdiri di bawah hamburan jarum air dan mengingatmu!
[Hal 62; Sepanjang Braga]
Demikian terlambatkah kartu pos ini terbang? Seperti diluncurkan oleh merpati dangan sayap patah pada malam yang diserbu hujan.
[Hal. 116; Kartu Pos Dari Jauh]
meskipun telah kutemukan/ butir bintang Najma di langit utara,/ dan kusimpan pedang Saifi di selubung dada,/di setiap malam purnama, aku selalu cemburu/ kepada sepasang mata Ratu Ade Wazna/ yang tersihir oleh pesona bulan
[Quotation page]
...