Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2008

Rafa Fayed Ibrahim

Brahm's Lullaby



Asalamu'alaykum, little Rafa
Welcome to the whole gank!
Alan - Ramdani - Dinda - Naomi - Kiki - Ahmad - Faiz - Anya - Karin






An Afternoon To Remember

26 Juli 2008, 19:16 WIB

Sebuah SMS masuk, dari seorang sahabat:
I wish hari ini tanggal 19 Saya balas:
Gosh, yes. And I thought I was the only one being this nostalgy freak..
Ah, sore itu memang mistikal. Seminggu lalu, 19 Juli 2008, di SMP 88 Kemanggisan Jakarta Barat. Sore yang serupa mimpi.

Apa yang bisa saya ceritakan? Ada lagu Himne Guru menggaungi udara, terlantun setengah bergumam, setengah hening, mengiringi ciuman di pipi, bunga di tangan dan pemberian tanda sayang untuk para guru kami. Apalah yang bisa kami lakukan? Sedari purba dunia, tak 'kan mungkin terbalas jasa mereka.

Ada wajah-wajah yang pernah terlupa, namun sesungguhnya berdiam setia di belakang kepala. Canda tawa yang sama, betul-betul tak jauh beda, meski jeda dua puluh tahun meregangkannya. Balkon sekolah tempat tongkrongan tiap pagi, saksi bisu atas segala yang pernah terpikir, terpendam, akhirnya terjadi, atau justru tersimpan selamanya!

Ada air mata di sela renyah tawa, gumaman tak percaya, tak mengenali, belala…

Setelah Dua Dekade

Contact:

Sri Mustika Rini:
rinimustika at yahoo.com
0811 1330 662

Nilia:
kunilia at yahoo.com
0811 841 722

PTD: Tembok Kota Batavia

...
Luruskan pandang ke daratan tandus, ke petak-petak garam
Ke laut lepas, layar putih- putih, perahu-perahu bebas
O Laut Jawa di belakang desa-desa sengsara
Laut Jawa di belakang kejatuhan dan kebangkitan suatu bangsa

Laut adalah kita, perahu-perahu berkuasa
Dari Arafura, Selat Sunda, Selat Malaka
Demikian sejarah bangsa dalam masa jaya
Sebelum Sultan Agung dan monopoli kapal dagang bersenjata

Laut adalah kita, sebelum cengkeh dan pala
Laut adalah kita, sesudah minyak dan baja
Perahu-perahu begitu manis, kapal-kapal lebih perkasa
Luruskan pandang ke laut, laut yang merdeka

Ajib Rosidi - Pantai Utara

Sebenernya ikutan PTD kali ini cuma mau keliling-keliling kota naik sepeda ontel.

Dilepas pake trompetan saut menyaut para petugas museum Bank Mandiri berseragam ala prajurit zaman J.P. Coen, dan yang berpakaian necis ala Doea Tanda Mata.



Pemandangan kota tua, jembatan Kota Intan, Galangan VOC, jalanan basah sehabis diguyur hujan sepagian.


Angin masih dingin meriapi kening dan ujung kerudung.



Lumayan m…